Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Bukit Uluwatu Villa TbkTrading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bukit Uluwatu Villa Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Bukit Uluwatu Villa Tbk diperdagangkan di Rp850 (kapitalisasi pasar 20,56 T, volume 24 jam 174,7 jt), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Bukit Uluwatu Villa Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Enseval Putera Megatrading Tbk., dan Bukit Uluwatu Villa Tbk lebih aktif diperdagangkan (174,7 jt vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUVAEPMT
Kapitalisasi Pasar
20,56 T6,23 T
Volume
174,7 jt3,1 rb
Lot
1,75 jt31
Perputaran
149,55 M7,21 jt
Harga Rata-rata
856,052.325,48
Nilai Transaksi
149,55 M7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
850
Volume Ekuilibrium Indikatif
79,05 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUVA
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Bukit Uluwatu Villa Tbk

PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (the “Company”) was established in the Republic of Indonesia on December 15, 2000 based on the Notarial Deed No. 53 of Sugito Tedjamulja, S.H.. The Company’s status has been changed from foreign investment company (PMA) to domestic investment company (PMDN).

Selengkapnya di halaman BUVA

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT