Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Resources Tbk (BUMI) vs Paramita Bangun Sarana Tbk. (PBSA)

Bumi Resources TbkTrading
Paramita Bangun Sarana Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Resources Tbk dan Paramita Bangun Sarana Tbk.: Bumi Resources Tbk diperdagangkan di Rp180 (kapitalisasi pasar 68,7 T, volume 24 jam 1,39 M), sedangkan Paramita Bangun Sarana Tbk. diperdagangkan di Rp900 (kapitalisasi pasar 2,22 T, volume 24 jam 9,51 jt). Perbedaan utamanya: Bumi Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 30,9× kapitalisasi pasar Paramita Bangun Sarana Tbk., dan Bumi Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,39 M vs 9,51 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUMIPBSA
Kapitalisasi Pasar
68,7 T2,22 T
Volume
1,39 M9,51 jt
Lot
13,9 jt95,08 rb
Perputaran
253,95 M8,21 M
Harga Rata-rata
182,7863,46
Nilai Transaksi
253,95 M8,21 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
186760
Volume Ekuilibrium Indikatif
367,33 rb675

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUMI
Lihat detail
PBSA
Lihat detail

Tentang Bumi Resources Tbk

PT Bumi Resources Tbk was established in the Republic of Indonesia on June 26, 1973 based on Notarial Deed No. 130 and No. 103 dated Novmeber 28, 1973, both made by Djoko Soepadmo, S.H., notary in Surabaya. PT. Bumi Resources Tbk, previously named PT. Bumi Modern Tbk. (Company) is a Domestic Investment Company (PMDN), initially engaged in hotel and tourism industry. The Company has carried out diversification of activities expected to improve optimal return for shareholders. The Company deems it necessary to change the previous business activities, namely Hotel and Tourism Industries to Oil and Natural Gas Mining Industries.

Selengkapnya di halaman BUMI

Tentang Paramita Bangun Sarana Tbk.

PT. Paramita Bangun Sarana Tbk (the Company) was established based on the Notarial Deed No. 33 of Lenny Janis Ishak, S.H., dated November 27, 2002.

Selengkapnya di halaman PBSA