Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Resources Tbk (BUMI) vs Maxindo Karya Anugerah Tbk. (MAXI)

Bumi Resources TbkTrading
Maxindo Karya Anugerah Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Resources Tbk dan Maxindo Karya Anugerah Tbk.: Bumi Resources Tbk diperdagangkan di Rp181 (kapitalisasi pasar 68,7 T, volume 24 jam 1,37 M), sedangkan Maxindo Karya Anugerah Tbk. diperdagangkan di Rp50 (kapitalisasi pasar 480,5 M, volume 24 jam 80,1 rb). Perbedaan utamanya: Bumi Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 143× kapitalisasi pasar Maxindo Karya Anugerah Tbk., dan Bumi Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,37 M vs 80,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUMIMAXI
Kapitalisasi Pasar
68,7 T480,5 M
Volume
1,37 M80,1 rb
Lot
13,71 jt801
Perputaran
250,47 M4,01 jt
Harga Rata-rata
182,7250
Nilai Transaksi
250,47 M4,01 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
18650
Volume Ekuilibrium Indikatif
367,33 rb12,7 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUMI
Lihat detail
MAXI
Lihat detail

Tentang Bumi Resources Tbk

PT Bumi Resources Tbk was established in the Republic of Indonesia on June 26, 1973 based on Notarial Deed No. 130 and No. 103 dated Novmeber 28, 1973, both made by Djoko Soepadmo, S.H., notary in Surabaya. PT. Bumi Resources Tbk, previously named PT. Bumi Modern Tbk. (Company) is a Domestic Investment Company (PMDN), initially engaged in hotel and tourism industry. The Company has carried out diversification of activities expected to improve optimal return for shareholders. The Company deems it necessary to change the previous business activities, namely Hotel and Tourism Industries to Oil and Natural Gas Mining Industries.

Selengkapnya di halaman BUMI

Tentang Maxindo Karya Anugerah Tbk.

PT Maxindo Karya Anugerah Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 26 of Dwi Swandiani, S.H., dated July 11, 2002. The Company started its commercial operations in 2002.

Selengkapnya di halaman MAXI