Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Resources Tbk (BUMI) vs Jaya Trishindo Tbk. (HELI)

Bumi Resources TbkTrading
Jaya Trishindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Resources Tbk dan Jaya Trishindo Tbk.: Bumi Resources Tbk diperdagangkan di Rp148 (kapitalisasi pasar 55,33 T, volume 24 jam 1,31 M), sedangkan Jaya Trishindo Tbk. diperdagangkan di Rp182 (kapitalisasi pasar 152,41 M, volume 24 jam 514,6 rb). Perbedaan utamanya: Bumi Resources Tbk jauh lebih besar — sekitar 363× kapitalisasi pasar Jaya Trishindo Tbk., dan Bumi Resources Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,31 M vs 514,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUMIHELI
Kapitalisasi Pasar
55,33 T152,41 M
Volume
1,31 M514,6 rb
Lot
13,12 jt5,15 rb
Perputaran
196,23 M93,48 jt
Harga Rata-rata
149,57181,66
Nilai Transaksi
196,23 M93,48 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
148182
Volume Ekuilibrium Indikatif
446,31 rb12

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUMI
Lihat detail
HELI
Lihat detail

Tentang Bumi Resources Tbk

PT Bumi Resources Tbk was established in the Republic of Indonesia on June 26, 1973 based on Notarial Deed No. 130 and No. 103 dated Novmeber 28, 1973, both made by Djoko Soepadmo, S.H., notary in Surabaya. PT. Bumi Resources Tbk, previously named PT. Bumi Modern Tbk. (Company) is a Domestic Investment Company (PMDN), initially engaged in hotel and tourism industry. The Company has carried out diversification of activities expected to improve optimal return for shareholders. The Company deems it necessary to change the previous business activities, namely Hotel and Tourism Industries to Oil and Natural Gas Mining Industries.

Selengkapnya di halaman BUMI

Tentang Jaya Trishindo Tbk.

PT Jaya Trishindo Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 19, which was amended by Deed No. 17 dated January 18, 2008 of Elizabeth Widyawati Santosa, S.H., notary in Bogor.

Selengkapnya di halaman HELI