Perbedaan Bulla dan Viction: Bulla diperdagangkan di Rp296,61 (kapitalisasi pasar Rp298,6M, volume 24 jam Rp27,11M), sedangkan Viction diperdagangkan di Rp372,84 (kapitalisasi pasar Rp82,57M, volume 24 jam Rp708,9M). Perbedaan utamanya: Bulla jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Viction, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 127,6M / 210M VIC (61%) milik Viction. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan Viction selama 38 Hari.
| BULLA | VIC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp298,6M | Rp82,57M |
Volume (24h) | Rp27,11M | Rp708,9M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 127,6M / 210M VIC (61%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 38 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →Viction (sebelumnya TomoChain) adalah blockchain layer-1 yang menawarkan transaksi tanpa gas dan keamanan yang ditingkatkan untuk menjadikan Web3 mudah dan aman bagi semua orang. Didesain dengan fokus pada pengalaman pengguna, Viction memprioritaskan transaksi tanpa gas, kecepatan, keamanan, dan skalabilitas untuk menciptakan dunia yang lebih aman dan terbuka. Viction didorong oleh misi untuk membangun platform terdesentralisasi yang memberdayakan manusia untuk terhubung, berkolaborasi, dan berkreasi tanpa batasan, menggambarkan dunia di mana transparansi, aksesibilitas, dan pertumbuhan berkembang pesat.
Selengkapnya di halaman VIC →