Perbedaan Bulla dan BENQI: Bulla diperdagangkan di Rp115,04 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan BENQI diperdagangkan di Rp20,26 (kapitalisasi pasar Rp147,78M, volume 24 jam Rp8,25M). Perbedaan utamanya: BENQI lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 7,2B / 7,2B QI (100%) milik BENQI. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan BENQI selama 48 Hari.
| BULLA | QI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp147,78M |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp8,25M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 7,2B / 7,2B QI (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →BENQI adalah pasar likuiditas terdesentralisasi non-kustodial serta protokol liquid staking yang dibangun di atas jaringan smart contract Avalanche berkecepatan tinggi. Protokol pinjam meminjam memungkinkan pengguna untuk meminjam atau mendapatkan bunga dari aset digital mereka. Protokol Liquid Staking menyediakan akses untuk efisiensi modal, memberikan pengguna kesempatan untuk membuka kunci AVAX yang mereka “staked“ untuk digunakan pada protokol Keuangan Terdesentralisasi.
Selengkapnya di halaman QI →