Perbedaan Bulla dan Openloot: Bulla diperdagangkan di Rp113,78 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan Openloot diperdagangkan di Rp92,06 (kapitalisasi pasar Rp73,99M, volume 24 jam Rp14,92M). Perbedaan utamanya: Bulla lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 800,7M / 5B OL (17%) milik Openloot. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan Openloot selama 7 Hari.
| BULLA | OL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp73,99M |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp14,92M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 800,7M / 5B OL (17%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →Open Loot adalah platform dan marketplace gim Web3 yang membantu pengembang dan penerbit meluncurkan serta mendistribusikan gim mereka. Platform ini menyediakan alat untuk strategi pemasaran, pengalaman pengguna, pembayaran, dan lainnya.
Selengkapnya di halaman OL →