Perbedaan Bulla dan AINFT: Bulla diperdagangkan di Rp300,72 (kapitalisasi pasar Rp302,87M, volume 24 jam Rp29,83M), sedangkan AINFT diperdagangkan di Rp0,0050367 (kapitalisasi pasar Rp4,93T, volume 24 jam Rp94,68M). Perbedaan utamanya: AINFT jauh lebih besar — sekitar 16,3× kapitalisasi pasar Bulla, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 990,1T / 1.000T NFT (100%) milik AINFT. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan AINFT selama 18 Hari.
| BULLA | NFT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp302,87M | Rp4,93T |
Volume (24h) | Rp29,83M | Rp94,68M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 990,1T / 1.000T NFT (100%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →NEFTiPEDiA adalah marketplace yang menyediakan tempat terdesentralisasi untuk menjual karya seni digital, multimedia, dan berbagai aset bernilai lainnya.
Selengkapnya di halaman NFT →