Perbedaan Bulla dan Jito: Bulla diperdagangkan di Rp113,58 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan Jito diperdagangkan di Rp11.745 (kapitalisasi pasar Rp5,79T, volume 24 jam Rp952,97M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 54,1× kapitalisasi pasar Bulla, dan suplai Bulla dibatasi (1B / 1B BULLA (100%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan Jito selama 28 Hari.
| BULLA | JTO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp5,79T |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp952,97M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 493,9M JTO |
Typical Hold Time | 5 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →