Perbedaan Bulla dan IOST: Bulla diperdagangkan di Rp301,85 (kapitalisasi pasar Rp302,87M, volume 24 jam Rp29,83M), sedangkan IOST diperdagangkan di Rp9,81 (kapitalisasi pasar Rp340,1M, volume 24 jam Rp62,66M). Perbedaan utamanya: Bulla dan IOST berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 34,8B / 90B IOST (39%) milik IOST. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan IOST selama 79 Hari.
| BULLA | IOST | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp302,87M | Rp340,1M |
Volume (24h) | Rp29,83M | Rp62,66M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 34,8B / 90B IOST (39%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 79 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →IOST menggambarkan dirinya sebagai jaringan dan ekosistem blockchain yang "sangat cepat," sepenuhnya matang, dan terdesentralisasi dengan node serta dompetnya sendiri, dan berbasis protokol konsensus "generasi berikutnya" yang dijuluki "proof-of-believability".
Selengkapnya di halaman IOST →