Perbedaan Bulla dan FLOKI: Bulla diperdagangkan di Rp113,4 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan FLOKI diperdagangkan di Rp0,3994 (kapitalisasi pasar Rp3,8T, volume 24 jam Rp205,46M). Perbedaan utamanya: FLOKI jauh lebih besar — sekitar 35,5× kapitalisasi pasar Bulla, dan suplai Bulla dibatasi (1B / 1B BULLA (100%)), sedangkan FLOKI terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan FLOKI selama 46 Hari.
| BULLA | FLOKI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp3,8T |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp205,46M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 9,6T FLOKI |
Typical Hold Time | 5 Hari | 46 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →Floki (FLOKI) adalah mata uang kripto dan token utilitas dari Floki Ecosystem. Mata uang kripto ini dilahirkan oleh penggemar dan anggota komunitas Shiba Inu (SHIB) dan terinspirasi oleh (dan dinamai) Shiba Inu milik Elon Musk.
Selengkapnya di halaman FLOKI →