Perbedaan Bulla dan SynFutures: Bulla diperdagangkan di Rp113,4 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan SynFutures diperdagangkan di Rp59,33 (kapitalisasi pasar Rp265,73M, volume 24 jam Rp55,86M). Perbedaan utamanya: SynFutures jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Bulla, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 4,5B / 10B F (45%) milik SynFutures. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan SynFutures selama 13 Hari.
| BULLA | F | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp265,73M |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp55,86M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 4,5B / 10B F (45%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →SynFutures (F) adalah bursa terdesentralisasi (DEX) dan infrastruktur keuangan untuk masa depan trading. Dengan Oyster AMM dan mesin pencocokan on-chain, siapa pun dapat mencatat dan memperdagangkan derivatif dengan leverage.
Selengkapnya di halaman F →