Perbedaan Bulla dan Cudis: Bulla diperdagangkan di Rp113,39 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan Cudis diperdagangkan di Rp87,98 (kapitalisasi pasar Rp21,36M, volume 24 jam Rp77,87M). Perbedaan utamanya: Bulla jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Cudis, dan suplai beredar Bulla 1B / 1B BULLA (100%) dibanding 247,5M / 1B CUDIS (25%) milik Cudis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan Cudis selama 11 Hari.
| BULLA | CUDIS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp21,36M |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp77,87M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 247,5M / 1B CUDIS (25%) |
Typical Hold Time | 5 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →CUDIS sedang membangun Longevity Protocol pertama di dunia yang dirancang untuk membuat longevity dapat dilacak, dipersonalisasi, dan memberikan imbalan. Dengan mengintegrasikan CUDIS Ring, Longevity Hub berbasis AI, dan Super App berbasis blockchain, pengguna memiliki kepemilikan penuh atas data kesehatan mereka, mendapatkan wawasan real-time tentang longevity, serta memperoleh insentif ekonomi untuk mengoptimalkan kesehatan biologis. CUDIS menghadirkan ekosistem baru untuk longevity yang mencakup produk, program, dan layanan nyata serta efektif, bekerja sama dengan mitra di seluruh dunia.
Selengkapnya di halaman CUDIS →