Perbedaan Bulla dan Centrifuge: Bulla diperdagangkan di Rp115,04 (kapitalisasi pasar Rp107,01M, volume 24 jam Rp9,97M), sedangkan Centrifuge diperdagangkan di Rp3.232 (kapitalisasi pasar Rp1,85T, volume 24 jam Rp154,54M). Perbedaan utamanya: Centrifuge jauh lebih besar — sekitar 17,3× kapitalisasi pasar Bulla, dan suplai Bulla dibatasi (1B / 1B BULLA (100%)), sedangkan Centrifuge terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bulla selama 5 Hari dan Centrifuge selama 4 Hari.
| BULLA | CFG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp107,01M | Rp1,85T |
Volume (24h) | Rp9,97M | Rp154,54M |
Suplai yang Beredar | 1B / 1B BULLA (100%) | 577,2M CFG |
Typical Hold Time | 5 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Bulla adalah protokol terdesentralisasi yang dirancang untuk memfasilitasi manajemen kredit on-chain dan aliran pembayaran otomatis. Platform ini menyediakan alat bagi bisnis untuk menangani faktur dan penggajian secara transparan. BULLA adalah token asli yang digunakan untuk biaya platform, tata kelola, dan insentif.
Selengkapnya di halaman BULLA →Centrifuge adalah protokol infrastruktur terdesentralisasi yang membawa aset dunia nyata seperti invoice, properti, dan obligasi pemerintah ke dalam ekosistem DeFi. Protokol ini menyediakan infrastruktur terbuka dan EVM-native untuk tokenisasi serta pengelolaan aset keuangan di berbagai jaringan seperti Ethereum, Base, dan Avalanche. Token CFG digunakan untuk governance, memungkinkan pemegangnya memberikan suara dalam pembaruan dan arah strategis protokol melalui DAO.
Selengkapnya di halaman CFG →