Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Buana Lintas Lautan Tbk (BULL) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Buana Lintas Lautan TbkTrading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Buana Lintas Lautan Tbk dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Buana Lintas Lautan Tbk diperdagangkan di Rp360 (kapitalisasi pasar 5,64 T, volume 24 jam 28,75 jt), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp575 (kapitalisasi pasar 691,56 M, volume 24 jam 26,5 rb). Perbedaan utamanya: Buana Lintas Lautan Tbk jauh lebih besar — sekitar 8,2× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Buana Lintas Lautan Tbk lebih aktif diperdagangkan (28,75 jt vs 26,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BULLIKBI
Kapitalisasi Pasar
5,64 T691,56 M
Volume
28,75 jt26,5 rb
Lot
287,54 rb265
Perputaran
10,31 M15,14 jt
Harga Rata-rata
358,44571,19
Nilai Transaksi
10,31 M15,14 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
364565
Volume Ekuilibrium Indikatif
253,3 rb300

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BULL
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Buana Lintas Lautan Tbk

PT Buana Listya Tama Tbk ("the Company") was established in 2005 as a domestic shipping company and is part of PT Berlian Laju Tanker Tbk, one of the world's largest chemical tanker operators specialized in transporting liquid cargoes. The Company started out the business with a range of oil tankers and gas tankers, designed and dedicated to carry crude oil and oil products as well as gas products such as LPG (Liquefied Petroleum Gas). Later on, the Company continued to expand its business and entered into new segments, such as chemical tankers and the FPSO (Floating,Production, Storage, and Offloading) segments. The Company is the only domestic Indonesian shipping company with the ability to own and handle the complex operation of an FPSO vessel.

Selengkapnya di halaman BULL

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI