Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Budi Starch Sweetener Tbk (BUDI) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Budi Starch Sweetener TbkTrading
Super Bank Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Budi Starch Sweetener Tbk dan Super Bank Indonesia Tbk.: Budi Starch Sweetener Tbk diperdagangkan di Rp206 (kapitalisasi pasar 935,79 M, volume 24 jam 20,1 rb), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp585 (kapitalisasi pasar 19,46 T, volume 24 jam 10,03 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 20,8× kapitalisasi pasar Budi Starch Sweetener Tbk, dan Super Bank Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,03 jt vs 20,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDISUPA
Kapitalisasi Pasar
935,79 M19,46 T
Volume
20,1 rb10,03 jt
Lot
201100,32 rb
Perputaran
4,18 jt5,86 M
Harga Rata-rata
207,72584,5
Nilai Transaksi
4,18 jt5,86 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
208585
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,8 rb2,54 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUDI
Lihat detail
SUPA
Lihat detail

Tentang Budi Starch Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (the Company) formerly Budi Acid Jaya (BAJ) was established based on Notarial Deed No. 15 dated January 15, 1979 of Henk Limanow, SH., public notary in Jakarta. PT Budi Starch & Sweetener Tbk is the world`s largest tapioca starch producer. BAJ is an integrated cassava based manufacturer : citric acid, modified tapioca starch and monosodium glutamate (MSG). It also produces sulphuric acid and poly propelene woven bag.

Selengkapnya di halaman BUDI

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA