Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Budi Starch Sweetener Tbk (BUDI) vs Suryamas Dutamakmur Tbk. (SMDM)

Budi Starch Sweetener TbkTrading
Suryamas Dutamakmur Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Budi Starch Sweetener Tbk dan Suryamas Dutamakmur Tbk.: Budi Starch Sweetener Tbk diperdagangkan di Rp220 (kapitalisasi pasar 980,78 M, volume 24 jam 483 rb), sedangkan Suryamas Dutamakmur Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 2,7 T, volume 24 jam 3,2 rb). Perbedaan utamanya: Suryamas Dutamakmur Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Budi Starch Sweetener Tbk, dan Budi Starch Sweetener Tbk lebih aktif diperdagangkan (483 rb vs 3,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDISMDM
Kapitalisasi Pasar
980,78 M2,7 T
Volume
483 rb3,2 rb
Lot
4,83 rb32
Perputaran
107,13 jt1,78 jt
Harga Rata-rata
221,8557,19
Nilai Transaksi
107,13 jt1,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
224530
Volume Ekuilibrium Indikatif
12600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUDI
Lihat detail
SMDM
Lihat detail

Tentang Budi Starch Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (the Company) formerly Budi Acid Jaya (BAJ) was established based on Notarial Deed No. 15 dated January 15, 1979 of Henk Limanow, SH., public notary in Jakarta. PT Budi Starch & Sweetener Tbk is the world`s largest tapioca starch producer. BAJ is an integrated cassava based manufacturer : citric acid, modified tapioca starch and monosodium glutamate (MSG). It also produces sulphuric acid and poly propelene woven bag.

Selengkapnya di halaman BUDI

Tentang Suryamas Dutamakmur Tbk.

PT Suryamas Dutamakmur Tbk (the Company) was established based on notarial Deed No. 322, dated September 21, 1989 of Benny Kristianto, S.H., notary in Jakarta. PT. Suryamas Dutamakmur has a specific aim to participate in meeting the growing demand for quality residential development in the Greater Jakarta area.

Selengkapnya di halaman SMDM