Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Budi Starch Sweetener Tbk (BUDI) vs Kian Santang Muliatama Tbk. (RGAS)

Budi Starch Sweetener TbkTrading
Kian Santang Muliatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Budi Starch Sweetener Tbk dan Kian Santang Muliatama Tbk.: Budi Starch Sweetener Tbk diperdagangkan di Rp222 (kapitalisasi pasar 989,78 M, volume 24 jam 29,9 rb), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp190 (kapitalisasi pasar 277,25 M, volume 24 jam 3,41 jt). Perbedaan utamanya: Budi Starch Sweetener Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,6× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk., dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,41 jt vs 29,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDIRGAS
Kapitalisasi Pasar
989,78 M277,25 M
Volume
29,9 rb3,41 jt
Lot
29934,08 rb
Perputaran
6,59 jt647,52 jt
Harga Rata-rata
220,53190
Nilai Transaksi
6,59 jt647,52 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
224190
Volume Ekuilibrium Indikatif
39,7 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUDI
Lihat detail
RGAS
Lihat detail

Tentang Budi Starch Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (the Company) formerly Budi Acid Jaya (BAJ) was established based on Notarial Deed No. 15 dated January 15, 1979 of Henk Limanow, SH., public notary in Jakarta. PT Budi Starch & Sweetener Tbk is the world`s largest tapioca starch producer. BAJ is an integrated cassava based manufacturer : citric acid, modified tapioca starch and monosodium glutamate (MSG). It also produces sulphuric acid and poly propelene woven bag.

Selengkapnya di halaman BUDI

Tentang Kian Santang Muliatama Tbk.

PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.

Selengkapnya di halaman RGAS