Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Budi Starch Sweetener Tbk (BUDI) vs Jasa Armada Indonesia Tbk. (IPCM)

Budi Starch Sweetener TbkTrading
Jasa Armada Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Budi Starch Sweetener Tbk dan Jasa Armada Indonesia Tbk.: Budi Starch Sweetener Tbk diperdagangkan di Rp206 (kapitalisasi pasar 935,79 M, volume 24 jam 20,1 rb), sedangkan Jasa Armada Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp316 (kapitalisasi pasar 1,68 T, volume 24 jam 422,3 rb). Perbedaan utamanya: Jasa Armada Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Jasa Armada Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (422,3 rb vs 20,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDIIPCM
Kapitalisasi Pasar
935,79 M1,68 T
Volume
20,1 rb422,3 rb
Lot
2014,22 rb
Perputaran
4,18 jt133,84 jt
Harga Rata-rata
207,72316,93
Nilai Transaksi
4,18 jt133,84 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
208316
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,8 rb5

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUDI
Lihat detail
IPCM
Lihat detail

Tentang Budi Starch Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (the Company) formerly Budi Acid Jaya (BAJ) was established based on Notarial Deed No. 15 dated January 15, 1979 of Henk Limanow, SH., public notary in Jakarta. PT Budi Starch & Sweetener Tbk is the world`s largest tapioca starch producer. BAJ is an integrated cassava based manufacturer : citric acid, modified tapioca starch and monosodium glutamate (MSG). It also produces sulphuric acid and poly propelene woven bag.

Selengkapnya di halaman BUDI

Tentang Jasa Armada Indonesia Tbk.

PT Jasa Armada Indonesia (“the Company") was established based on Notarial Deed No. 24 dated July 10, 2013 of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., notary in Jakarta. The Company’s parent is PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) and the Company’s ultimate parent is the Government of the Republic of Indonesia.

Selengkapnya di halaman IPCM