Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Budi Starch Sweetener Tbk (BUDI) vs Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC)

Budi Starch Sweetener TbkTrading
Indonesia Kendaraan Terminal TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Budi Starch Sweetener Tbk dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk: Budi Starch Sweetener Tbk diperdagangkan di Rp220 (kapitalisasi pasar 980,78 M, volume 24 jam 125,5 rb), sedangkan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk diperdagangkan di Rp1.165 (kapitalisasi pasar 2,13 T, volume 24 jam 417,5 rb). Perbedaan utamanya: Indonesia Kendaraan Terminal Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Budi Starch Sweetener Tbk, dan Indonesia Kendaraan Terminal Tbk lebih aktif diperdagangkan (417,5 rb vs 125,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDIIPCC
Kapitalisasi Pasar
980,78 M2,13 T
Volume
125,5 rb417,5 rb
Lot
1,26 rb4,18 rb
Perputaran
27,53 jt484,68 jt
Harga Rata-rata
219,331.160,91
Nilai Transaksi
27,53 jt484,68 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2241.160
Volume Ekuilibrium Indikatif
12495

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUDI
Lihat detail
IPCC
Lihat detail

Tentang Budi Starch Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (the Company) formerly Budi Acid Jaya (BAJ) was established based on Notarial Deed No. 15 dated January 15, 1979 of Henk Limanow, SH., public notary in Jakarta. PT Budi Starch & Sweetener Tbk is the world`s largest tapioca starch producer. BAJ is an integrated cassava based manufacturer : citric acid, modified tapioca starch and monosodium glutamate (MSG). It also produces sulphuric acid and poly propelene woven bag.

Selengkapnya di halaman BUDI

Tentang Indonesia Kendaraan Terminal Tbk

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (“the Company”) was established based on November 05, 2012 by deed No. 10 of Yulianti Irawati SH., substitute of Nur Muhammad Dipo Nusantara Pua Upa, S.H., M.Kn., Notary in Jakarta. Prior to becoming a separate business entity, PT Indonesia Vehicle Terminal was only a strategic business unit called Tanjung Priok Car Terminal (TPT) under its Head Office and operated since June 2007.

Selengkapnya di halaman IPCC