Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Budi Starch Sweetener Tbk (BUDI) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Budi Starch Sweetener TbkTrading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Budi Starch Sweetener Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Budi Starch Sweetener Tbk diperdagangkan di Rp206 (kapitalisasi pasar 926,79 M, volume 24 jam 36,6 rb), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp294 (kapitalisasi pasar 3,58 T, volume 24 jam 778,5 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Budi Starch Sweetener Tbk, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (778,5 rb vs 36,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDIGGRP
Kapitalisasi Pasar
926,79 M3,58 T
Volume
36,6 rb778,5 rb
Lot
3667,79 rb
Perputaran
7,54 jt227,59 jt
Harga Rata-rata
206292,34
Nilai Transaksi
7,54 jt227,59 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
206294
Volume Ekuilibrium Indikatif
4610

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUDI
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Budi Starch Sweetener Tbk

PT Budi Starch & Sweetener Tbk (the Company) formerly Budi Acid Jaya (BAJ) was established based on Notarial Deed No. 15 dated January 15, 1979 of Henk Limanow, SH., public notary in Jakarta. PT Budi Starch & Sweetener Tbk is the world`s largest tapioca starch producer. BAJ is an integrated cassava based manufacturer : citric acid, modified tapioca starch and monosodium glutamate (MSG). It also produces sulphuric acid and poly propelene woven bag.

Selengkapnya di halaman BUDI

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP