Perbedaan Anheuser-Busch Inbev SA dan The Coca-Cola Co K: Anheuser-Busch Inbev SA diperdagangkan di $80,63 (kapitalisasi pasar $163,79B), sedangkan The Coca-Cola Co K diperdagangkan di $86,77 (kapitalisasi pasar $373,76B). Perbedaan utamanya: The Coca-Cola Co K jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Anheuser-Busch Inbev SA, dan The Coca-Cola Co K memberi dividen lebih tinggi (2,44%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BUD | KO | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $163,79B | $373,76B |
Sektor | Consumer Staples | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $86,48 | $89,08 |
Terendah 52 Minggu | $57,93 | $65,67 |
Nilai Perusahaan | $228,20B | $400,93B |
Imbal Hasil Dividen | 1,62% | 2,44% |
Volume | — | 14.630.257 |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
BUD diperdagangkan di $83,76, turun 0,25% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Fundamental menunjukkan margin laba bersih 14,9% dan ROE 10,71%, didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil. Berita terkini mencatat penjualan saham oleh institusi seperti Cetera Investment Advisers, namun laporan laba Q2 2026 mengungguli ekspektasi dengan EPS $1,21 versus $1,09.
Outlook positif dengan target konsensus analis $90,17, mencerminkan potensi kenaikan 7,6%. Risiko termasuk volatilitas pasar dan penurunan volume di China, namun pertumbuhan pendapatan organik dan strategi premiumisasi mendukung prospek jangka panjang. Investor perlu memantau utang jangka panjang $68,97B sebagai faktor kunci.
Saham Coca-Cola (KO) diperdagangkan di $86.74, turun 0.36% hari ini. Secara teknis, sinyal keseluruhan bullish dengan moving average mendukung, meski osilator netral. Fundamental kuat dengan laba bersih $13.11 miliar pada 2025 dan margin laba bersih 28.56%. Perusahaan baru saja meluncurkan tur Piala Dunia FIFA 2026, memperkuat branding global. Tren pendapatan dan profitabilitas menunjukkan pertumbuhan yang stabil.
Outlook positif didukung konsensus analis 'Buy' 60.42% dan target harga rata-rata $95.83, menawarkan potensi apresiasi ~10.5%. Risiko utama termasuk volatilitas pasar, tekanan persaingan, dan eksposur regional yang beragam. Saham ini cocok untuk investor yang mencari dividen stabil dengan pertumbuhan fundamental yang konsisten.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Anheuser-Busch InBev merupakan produsen minuman keras terbesar di dunia dan salah satu dari lima perusahaan consumer product teratas, diukur menurut EBITDA. Setelah akuisisi SABMiller di tahun 2016, portofolio perusahaan ini kini meliputi lima dari 10 brand bir teratas dari segi penjualan dan 18 brand dengan penjualan ritel di atas $1milyar. AB InBev berdiri dari hasil merger InBev dari Belgia dan Anheuser-Busch dari AS di tahun 2008. Firma ini punya 62% kepemilikan di Ambev dan SABMiller.
Selengkapnya di halaman BUD →Coca-Cola Co adalah perusahaan minuman non-alkohol yang memproduksi berbagai merek berkarbonasi dan nonkarbonasi, termasuk Coca-Cola, Diet Coke, Fanta, Sprite, Minute Maid, Powerade, dan Dasani.
Selengkapnya di halaman KO →