Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Anheuser-Busch Inbev SA (BUD) vs Invesco DB Commodity Index Tracking Fund (DBC)

Anheuser-Busch Inbev SATrading
Invesco DB Commodity Index Tracking FundTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Anheuser-Busch Inbev SA dan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund: Anheuser-Busch Inbev SA diperdagangkan di $80,68 (kapitalisasi pasar $163,79B), sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund diperdagangkan di $29,92. Perbedaan utamanya: Anheuser-Busch Inbev SA membagikan dividen 1,62%, sedangkan Invesco DB Commodity Index Tracking Fund tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUDDBC
Kapitalisasi Pasar
$163,79B
Sektor
Consumer StaplesCommodities - Metals/Agriculture
Tertinggi 52 Minggu
$86,48$31,69
Terendah 52 Minggu
$57,93$21,62
Nilai Perusahaan
$228,20B
Imbal Hasil Dividen
1,62%

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Anheuser-Busch Inbev SA

BUD diperdagangkan di $83,76, turun 0,25% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish didukung moving averages. Fundamental menunjukkan margin laba bersih 14,9% dan ROE 10,71%, didorong oleh pertumbuhan pendapatan yang stabil. Berita terkini mencatat penjualan saham oleh institusi seperti Cetera Investment Advisers, namun laporan laba Q2 2026 mengungguli ekspektasi dengan EPS $1,21 versus $1,09.

Outlook positif dengan target konsensus analis $90,17, mencerminkan potensi kenaikan 7,6%. Risiko termasuk volatilitas pasar dan penurunan volume di China, namun pertumbuhan pendapatan organik dan strategi premiumisasi mendukung prospek jangka panjang. Investor perlu memantau utang jangka panjang $68,97B sebagai faktor kunci.

Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC menunjukkan performa stabil dengan harga saat ini $28.91, naik 0.17% dalam 24 jam. Analisis teknis menunjukkan sinyal bearish dari moving averages, sementara osilator netral. Fundamental keuangan tidak tersedia dalam data yang diberikan, namun sebagai ETF komoditas, performa terkait erat dengan harga komoditas global.

Outlook DBC dipengaruhi ketegangan geopolitik dan inflasi yang mendorong permintaan lindung nilai komoditas. Risiko utama meliputi volatilitas harga komoditas dan perkembangan geopolitik. Peluang ada dalam diversifikasi portofolio dan perlindungan inflasi, meski minim data fundamental spesifik.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Tentang Anheuser-Busch Inbev SA

Anheuser-Busch InBev merupakan produsen minuman keras terbesar di dunia dan salah satu dari lima perusahaan consumer product teratas, diukur menurut EBITDA. Setelah akuisisi SABMiller di tahun 2016, portofolio perusahaan ini kini meliputi lima dari 10 brand bir teratas dari segi penjualan dan 18 brand dengan penjualan ritel di atas $1milyar. AB InBev berdiri dari hasil merger InBev dari Belgia dan Anheuser-Busch dari AS di tahun 2008. Firma ini punya 62% kepemilikan di Ambev dan SABMiller.

Selengkapnya di halaman BUD

Tentang Invesco DB Commodity Index Tracking Fund

DBC adalah ETF komoditas terdiversifikasi yang melacak Indeks DBIQ Optimum Yield. ETF ini berinvestasi pada kontrak berjangka untuk 14 komoditas utama, termasuk minyak mentah, emas, dan jagung, dengan optimasi imbal hasil dan biaya transaksi.

Selengkapnya di halaman DBC