Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Segar Kumala Indonesia Tbk (BUAH) vs Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL)

Segar Kumala Indonesia TbkTrading
Prodia Diagnostic Line TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Segar Kumala Indonesia Tbk dan Prodia Diagnostic Line Tbk: Segar Kumala Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp515 (kapitalisasi pasar 1,02 T, volume 24 jam 67,5 rb), sedangkan Prodia Diagnostic Line Tbk diperdagangkan di Rp268 (kapitalisasi pasar 470,58 M, volume 24 jam 24,45 jt). Perbedaan utamanya: Segar Kumala Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Prodia Diagnostic Line Tbk, dan Prodia Diagnostic Line Tbk lebih aktif diperdagangkan (24,45 jt vs 67,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BUAHPRDL
Kapitalisasi Pasar
1,02 T470,58 M
Volume
67,5 rb24,45 jt
Lot
675244,55 rb
Perputaran
34,41 jt6,73 M
Harga Rata-rata
509,75275,05
Nilai Transaksi
34,41 jt6,73 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
510272
Volume Ekuilibrium Indikatif
10,2 rb1,14 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BUAH
Lihat detail
PRDL
Lihat detail

Tentang Segar Kumala Indonesia Tbk

PT Segar Kumala Indonesia Tbk (“the Company”) was established based on Notarial Deed of P. Sutrisno A. Tampubolon, No. 14 dated June 10, 2017.

Selengkapnya di halaman BUAH

Tentang Prodia Diagnostic Line Tbk

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (the Company) was established April 16, 2010 with the name of PT DiaLine Systems Indonesia based on Notarial Deed No. 22 of Rismalena Kasri, S.H. On April 25, 2011, PT DiaLine Systems Indonesia changed the Companys name to PT Prodia Diagnostic Line based on Notarial Deed No. 14 of Rismalena Kasri, S.H. The Company is in the form of a Limited Liability Company in 2010 and began commercial production in 2011. The production results are marketed locally. The parent and ultimate parent entity of the Company is PT Prodia Utama.

Selengkapnya di halaman PRDL