Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) vs Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM)

Bank BTPN Syariah TbkTrading
Tripar Multivision Plus Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank BTPN Syariah Tbk dan Tripar Multivision Plus Tbk.: Bank BTPN Syariah Tbk diperdagangkan di Rp1.035 (kapitalisasi pasar 7,86 T, volume 24 jam 3,03 jt), sedangkan Tripar Multivision Plus Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 1,39 T, volume 24 jam 201,9 rb). Perbedaan utamanya: Bank BTPN Syariah Tbk jauh lebih besar — sekitar 5,7× kapitalisasi pasar Tripar Multivision Plus Tbk., dan Bank BTPN Syariah Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,03 jt vs 201,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTPSRAAM
Kapitalisasi Pasar
7,86 T1,39 T
Volume
3,03 jt201,9 rb
Lot
30,31 rb2,02 rb
Perputaran
3,15 M40,78 jt
Harga Rata-rata
1.038,76201,96
Nilai Transaksi
3,15 M40,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.035199
Volume Ekuilibrium Indikatif
4806

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTPS
Lihat detail
RAAM
Lihat detail

Tentang Bank BTPN Syariah Tbk

PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk ( BTPN Syariah or the Bank), was established under the name of PT Bank Sahabat Purba Danarta (BSPD). The change in name was based on the changes to the entire Articles of Association as set forth inNotarial Deed No. 25 dated 27 August 2013 juncto Notarial Deed No. 30 dated 25 September 2013 of Notary Hadijah, S.H.,M.Kn. The spin-off of the sharia business unit of PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk from PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk became effective on 14 July 2014 and started its operational activity based on Sharia Principles.

Selengkapnya di halaman BTPS

Tentang Tripar Multivision Plus Tbk.

PT Tripar Multivision Plus Tbk (“the Company”) was establishedbased on Deed of Establishment of Limited Liability Company No. 17 dated 6 December 1990 drawn up before Adlan Yulizar, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman RAAM