Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Betonjaya Manunggal Tbk. (BTON) vs Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI)

Betonjaya Manunggal Tbk.Trading
Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Betonjaya Manunggal Tbk. dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.: Betonjaya Manunggal Tbk. diperdagangkan di Rp350 (kapitalisasi pasar 253,44 M, volume 24 jam 1,9 rb), sedangkan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 6,49 T, volume 24 jam 65,88 jt). Perbedaan utamanya: Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 25,6× kapitalisasi pasar Betonjaya Manunggal Tbk., dan Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (65,88 jt vs 1,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTONGMFI
Kapitalisasi Pasar
253,44 M6,49 T
Volume
1,9 rb65,88 jt
Lot
19658,78 rb
Perputaran
659,6 rb3,43 M
Harga Rata-rata
347,1652,1
Nilai Transaksi
659,6 rb3,43 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
34852
Volume Ekuilibrium Indikatif
369,02 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTON
Lihat detail
GMFI
Lihat detail

Tentang Betonjaya Manunggal Tbk.

PT. Betonjaya Manunggal Tbk (the Company) was established on February 27, 1995 based on Notarial Deed No. 116 of Suyati Subadi, S.H., notary in Gresik.

Selengkapnya di halaman BTON

Tentang Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk.

Starting out in 1949, GMF AeroAsia originated as the Technical Division of Garuda Indonesia Airlines at the Kemayoran and Halim Perdanakusuma airports in Jakarta, Indonesia. In 1984, GMF AeroAsia was relocated to Soekarno-Hatta International Airport and rebranded itself as the Division of Maintenance & Engineering (M & E), which eventually developed into an independent business unit.Subsequently in 1998, the M & E Division transformed into the Strategic Business Unit (SBU-GMF), handling all Garuda Indonesia's fleet maintenance activities, thus honing its competitive edge. Eventually in 2002 SBU-GMF was spun off from Garuda Indonesia, and officially became an independent entity under the name of PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia.GMF AeroAsia is now rightly considered as the best and biggest aircraft maintenance companies in the region, providing the excellence of integrated solutions for all customers around the world.PT. Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (the Company) was established based on deed No. 93 dated April 26, 2002 of Arry Supratno, SH, notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman GMFI