Perbedaan British American Tobacco PLC dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: British American Tobacco PLC diperdagangkan di $58,25 (kapitalisasi pasar $124,84B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $57,32. Perbedaan utamanya: British American Tobacco PLC membagikan dividen 5,74%, sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF tidak. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BTI | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $124,84B | — |
Sektor | Consumer Staples | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $66,70 | $59,51 |
Terendah 52 Minggu | $50,39 | $45,13 |
Nilai Perusahaan | $166,06B | — |
Imbal Hasil Dividen | 5,74% | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham BTI diperdagangkan di $58.95, turun 1.78% dalam 24 jam terakhir. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish dengan indikator moving average yang negatif. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 12.79 dan margin laba bersih 30.32%, namun pendapatan 2024 turun menjadi $25.87B. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan pemotongan 5.500 pekerjaan sebagai bagian dari restrukturisasi (Reuters, 29 Juni 2026).
Outlook BTI didukung valuasi rendah dan dividen yield 5%+, namun menghadapi tekanan regulasi dan penurunan volume rokok tradisional. Pertumbuhan kategori baru seperti Velo menjadi katalis, tetapi risiko regulasi FDA dan beban utang $36.36B membayangi prospek jangka panjang. Analis mayoritas merekomendasikan buy (66.7%) meski sinyal teknis bearish.
SPUS diperdagangkan pada $57,0, turun 1,35% hari ini, namun sinyal teknis keseluruhan bullish dengan moving averages menunjukkan momentum positif. ETF ini membayar dividen reguler $0,03 per saham, dengan pembayaran terbaru pada 26 Juni 2026. Fokus pada strategi dividen AS yang kompetitif, dengan perusahaan AS membayar rekor $704,8 miliar dividen tahun lalu menurut Seeking Alpha 7 Juni 2026.
Outlook didukung oleh minat institusional yang meningkat, dengan Farther Finance Advisors menambah kepemilikan 14,1% pada kuartal IV 2025. Risiko termasuk ketergantungan pada kinerja pasar ekuitas luas dan volatilitas sektor teknologi. Peluang terletak pada daya tarik strategi dividen selama ketidakpastian pasar.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Setelah mengakuisisi Reynolds American, British American Tobacco kini sejajar dengan Philip Morris International sebagai perusahaan tembakau publik terbesar di dunia, di mana pemasukan bersih BAT sedikit lebih besar dibandingkan PMI, tapi volume tembakau totalnya sedikit lebih kecil. Global Drive Brands dari British American adalah Dunhill, Kent, Pall Mall, Lucky Strike, dan Rothmans, dan mereka juga memiliki Newport dan Camel di AS. Firma ini juga menjual vapor e-cigarette, termasuk brand Vype, tembakau berpemanas, Glo, dan produk rokok linting sendiri dan bebas asap. Perusahaan ini memegang 31% kepemilikan ITC Limited, perusahaan rokok terkemuka di India.
Selengkapnya di halaman BTI →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →