Perbedaan British American Tobacco PLC dan Conagra Brands Inc: British American Tobacco PLC diperdagangkan di $58,78 (kapitalisasi pasar $124,84B), sedangkan Conagra Brands Inc diperdagangkan di $14,1 (kapitalisasi pasar $6,77B). Perbedaan utamanya: British American Tobacco PLC jauh lebih besar — sekitar 18,4× kapitalisasi pasar Conagra Brands Inc, dan Conagra Brands Inc memberi dividen lebih tinggi (9,89%). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| BTI | CAG | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $124,84B | $6,77B |
Sektor | Consumer Staples | Consumer Staples |
Tertinggi 52 Minggu | $66,70 | $20,02 |
Terendah 52 Minggu | $50,39 | $12,58 |
Nilai Perusahaan | $166,06B | $14,05B |
Imbal Hasil Dividen | 5,74% | 9,89% |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Saham BTI diperdagangkan di $58.95, turun 1.78% dalam 24 jam terakhir. Secara teknis, sinyal keseluruhan bearish dengan indikator moving average yang negatif. Fundamental menunjukkan valuasi menarik dengan P/E 12.79 dan margin laba bersih 30.32%, namun pendapatan 2024 turun menjadi $25.87B. Perusahaan baru-baru ini mengumumkan pemotongan 5.500 pekerjaan sebagai bagian dari restrukturisasi (Reuters, 29 Juni 2026).
Outlook BTI didukung valuasi rendah dan dividen yield 5%+, namun menghadapi tekanan regulasi dan penurunan volume rokok tradisional. Pertumbuhan kategori baru seperti Velo menjadi katalis, tetapi risiko regulasi FDA dan beban utang $36.36B membayangi prospek jangka panjang. Analis mayoritas merekomendasikan buy (66.7%) meski sinyal teknis bearish.
CAG (Conagra Brands) diperdagangkan di $14.33, naik 3.62% dalam 24 jam, dengan sinyal teknis bullish dari rata-rata bergerak. Valuasi terlihat rendah (P/E 10.06, P/B 0.84), namun margin laba bersih negatif (-0.39%) dan utang tinggi ($7.49B) menjadi perhatian. Dividen yield sekitar 10% menarik tetapi berisiko potensi pemotongan di bawah CEO baru. Analisis konsensus menunjukkan 62.5% hold, dengan target harga rata-rata $13.70.
Outlook: Potensi apresiasi terbatas mengingat target konsensus di bawah harga saat ini. Risiko utama termasuk tekanan pada margin dari biaya komoditas, utang besar, dan ketidakpastian dividen. Peluang terletak pada valuasi diskon dan pemulihan operasional di segmen Frozen dan Snacks, namun investor harus hati-hati terhadap penurunan pendapatan dan leverage yang meningkat.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
Setelah mengakuisisi Reynolds American, British American Tobacco kini sejajar dengan Philip Morris International sebagai perusahaan tembakau publik terbesar di dunia, di mana pemasukan bersih BAT sedikit lebih besar dibandingkan PMI, tapi volume tembakau totalnya sedikit lebih kecil. Global Drive Brands dari British American adalah Dunhill, Kent, Pall Mall, Lucky Strike, dan Rothmans, dan mereka juga memiliki Newport dan Camel di AS. Firma ini juga menjual vapor e-cigarette, termasuk brand Vype, tembakau berpemanas, Glo, dan produk rokok linting sendiri dan bebas asap. Perusahaan ini memegang 31% kepemilikan ITC Limited, perusahaan rokok terkemuka di India.
Selengkapnya di halaman BTI →Conagra Brands adalah perusahaan makanan kemasan yang beroperasi terutama di Amerika Serikat (lebih dari 90% pendapatan dan keuntungan). Perusahaan ini banyak ditemukan dengan merek seperti Marie Callender's, Healthy Choice, Banquet, dan Birds Eye. Adapun merek populer lainnya meliputi Duncan Hines, Hunt's, Slim Jim, Vlasic, Orville Redenbacher's, Reddi-wip, Wish-Bone, dan Chef Boyardee. Sementara sebagian besar pendapatan dijual ke saluran ritel AS, sebanyak 9% dari penjualan tahun fiskal 2022 ke saluran layanan makanan, turun 11% pada tahun fiskal 2019 karena pandemi.
Selengkapnya di halaman CAG →