Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index (XILV)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor IndexTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp11 (kapitalisasi pasar 462,77 M, volume 24 jam 14,3 jt), sedangkan RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index diperdagangkan di Rp101 (kapitalisasi pasar 2,49 M, volume 24 jam 138,7 rb). Perbedaan utamanya: Bumi Teknokultura Unggul Tbk jauh lebih besar — sekitar 185,9× kapitalisasi pasar RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index, dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (14,3 jt vs 138,7 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKXILV
Kapitalisasi Pasar
462,77 M2,49 M
Volume
14,3 jt138,7 rb
Lot
143,03 rb1,39 rb
Perputaran
157,34 jt14,01 jt
Harga Rata-rata
11101,03
Nilai Transaksi
157,34 jt14,01 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
11
Volume Ekuilibrium Indikatif
29,94 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang RDI Insight ETF FTSE Indonesia Low Volatility Factor Index

Selengkapnya di halaman XILV