Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Sreeya Sewu Indonesia Tbk. (SIPD)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Sreeya Sewu Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Sreeya Sewu Indonesia Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp11 (kapitalisasi pasar 509,05 M), sedangkan Sreeya Sewu Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp710 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 15,6 rb). Perbedaan utamanya: Sreeya Sewu Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Bumi Teknokultura Unggul Tbk. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKSIPD
Kapitalisasi Pasar
509,05 M1,3 T
Harga Ekuilibrium Indikatif
12
Volume Ekuilibrium Indikatif
758,28 rb
Volume
15,6 rb
Lot
156
Perputaran
11,06 jt
Harga Rata-rata
709,2
Nilai Transaksi
11,06 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
SIPD
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Sreeya Sewu Indonesia Tbk.

PT Sierad Produce Tbk (the Company) was established based on notarial deed No. 17 dated September 6, 1985 of Raden Santoso , notary in Jakarta and has been amenden based on the deed No. 27 dated April 16, 1986. PT. Sierad Produce is a chicken slaughterhouse and meat processing company founded in 1985. With four subsidiaries operating in the same line of business.

Selengkapnya di halaman SIPD