Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp10 (kapitalisasi pasar 462,77 M), sedangkan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp340 (kapitalisasi pasar 434,17 M, volume 24 jam 479,9 rb). Perbedaan utamanya: Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKRMKO
Kapitalisasi Pasar
462,77 M434,17 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
11350
Volume Ekuilibrium Indikatif
374,2 rb1,07 rb
Volume
479,9 rb
Lot
4,8 rb
Perputaran
164,95 jt
Harga Rata-rata
343,71
Nilai Transaksi
164,95 jt

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
RMKO
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO