Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Tripar Multivision Plus Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Tripar Multivision Plus Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp11 (kapitalisasi pasar 509,05 M, volume 24 jam 114,02 jt), sedangkan Tripar Multivision Plus Tbk. diperdagangkan di Rp188 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 4,65 jt). Perbedaan utamanya: Tripar Multivision Plus Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Bumi Teknokultura Unggul Tbk, dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (114,02 jt vs 4,65 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKRAAM
Kapitalisasi Pasar
509,05 M1,3 T
Volume
114,02 jt4,65 jt
Lot
1,14 jt46,55 rb
Perputaran
1,25 M883,07 jt
Harga Rata-rata
11189,72
Nilai Transaksi
1,25 M883,07 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
11188
Volume Ekuilibrium Indikatif
82,71 rb596

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
RAAM
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Tripar Multivision Plus Tbk.

PT Tripar Multivision Plus Tbk (“the Company”) was establishedbased on Deed of Establishment of Limited Liability Company No. 17 dated 6 December 1990 drawn up before Adlan Yulizar, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman RAAM