Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Tripar Multivision Plus Tbk. (RAAM)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Tripar Multivision Plus Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Tripar Multivision Plus Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp10 (kapitalisasi pasar 462,77 M, volume 24 jam 42,64 jt), sedangkan Tripar Multivision Plus Tbk. diperdagangkan di Rp199 (kapitalisasi pasar 1,39 T, volume 24 jam 201,9 rb). Perbedaan utamanya: Tripar Multivision Plus Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3× kapitalisasi pasar Bumi Teknokultura Unggul Tbk, dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (42,64 jt vs 201,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKRAAM
Kapitalisasi Pasar
462,77 M1,39 T
Volume
42,64 jt201,9 rb
Lot
426,36 rb2,02 rb
Perputaran
454,59 jt40,78 jt
Harga Rata-rata
10,66201,96
Nilai Transaksi
454,59 jt40,78 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
10199
Volume Ekuilibrium Indikatif
90,22 rb6

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
RAAM
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Tripar Multivision Plus Tbk.

PT Tripar Multivision Plus Tbk (“the Company”) was establishedbased on Deed of Establishment of Limited Liability Company No. 17 dated 6 December 1990 drawn up before Adlan Yulizar, S.H., notary in Jakarta.

Selengkapnya di halaman RAAM