Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Puri Sentul Permai TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Puri Sentul Permai Tbk: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp11 (kapitalisasi pasar 462,77 M, volume 24 jam 28,26 jt), sedangkan Puri Sentul Permai Tbk diperdagangkan di Rp575 (kapitalisasi pasar 712,51 M, volume 24 jam 812,2 rb). Perbedaan utamanya: Puri Sentul Permai Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (28,26 jt vs 812,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKKDTN
Kapitalisasi Pasar
462,77 M712,51 M
Volume
28,26 jt812,2 rb
Lot
282,62 rb8,12 rb
Perputaran
303,91 jt474,09 jt
Harga Rata-rata
10,75583,72
Nilai Transaksi
303,91 jt474,09 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
11570
Volume Ekuilibrium Indikatif
69 rb5,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
KDTN
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Puri Sentul Permai Tbk

PT Puri Sentul Permai Tbk (“the Company”) was established on July 8, 2008 based on Notarial Deed No.28 of Ernie, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operation since 2011.

Selengkapnya di halaman KDTN