Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp10 (kapitalisasi pasar 462,77 M, volume 24 jam 42,64 jt), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb). Perbedaan utamanya: Gunung Raja Paksi Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,7× kapitalisasi pasar Bumi Teknokultura Unggul Tbk, dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (42,64 jt vs 344,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKGGRP
Kapitalisasi Pasar
462,77 M3,56 T
Volume
42,64 jt344,8 rb
Lot
426,36 rb3,45 rb
Perputaran
454,59 jt101,61 jt
Harga Rata-rata
10,66294,7
Nilai Transaksi
454,59 jt101,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
10296
Volume Ekuilibrium Indikatif
90,22 rb15

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP