Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Dafam Property Indonesia Tbk. (DFAM)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Dafam Property Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Dafam Property Indonesia Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp11 (kapitalisasi pasar 462,77 M, volume 24 jam 120,45 jt), sedangkan Dafam Property Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp80 (kapitalisasi pasar 150,09 M, volume 24 jam 6,29 jt). Perbedaan utamanya: Bumi Teknokultura Unggul Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Dafam Property Indonesia Tbk., dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (120,45 jt vs 6,29 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKDFAM
Kapitalisasi Pasar
462,77 M150,09 M
Volume
120,45 jt6,29 jt
Lot
1,2 jt62,95 rb
Perputaran
1,32 M497,74 jt
Harga Rata-rata
1179,07
Nilai Transaksi
1,32 M497,74 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1180
Volume Ekuilibrium Indikatif
427,12 rb952

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
DFAM
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Dafam Property Indonesia Tbk.

PT Dafam Property Indonesia Tbk (the Company), was established on September 12, 2011 based on Notarial Deed No.3 of Dewikusuma, S.H.

Selengkapnya di halaman DFAM