Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Teknokultura Unggul Tbk (BTEK) vs Dewi Shri Farmindo Tbk. (DEWI)

Bumi Teknokultura Unggul TbkTrading
Dewi Shri Farmindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Teknokultura Unggul Tbk dan Dewi Shri Farmindo Tbk.: Bumi Teknokultura Unggul Tbk diperdagangkan di Rp11 (kapitalisasi pasar 462,77 M, volume 24 jam 120,45 jt), sedangkan Dewi Shri Farmindo Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 264 M, volume 24 jam 64,81 jt). Perbedaan utamanya: Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bumi Teknokultura Unggul Tbk lebih aktif diperdagangkan (120,45 jt vs 64,81 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BTEKDEWI
Kapitalisasi Pasar
462,77 M264 M
Volume
120,45 jt64,81 jt
Lot
1,2 jt648,13 rb
Perputaran
1,32 M8,79 M
Harga Rata-rata
11135,58
Nilai Transaksi
1,32 M8,79 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
11140
Volume Ekuilibrium Indikatif
427,12 rb7,03 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BTEK
Lihat detail
DEWI
Lihat detail

Tentang Bumi Teknokultura Unggul Tbk

PT Bumi Teknokultura Unggul Tbk (the Company) was established based on notarial deed No.12 dated June 6, 2001 of Rusman, SH., notary in Jakarta. The Minister of Justice of the Republic of Indonesia approved the deed of establishment in his decision dated April 23, 2002 and was published in the State Gazette of the Republic of Indonesia No.80 Supplement No.9565 dated Oct 7, 2003. The latest changes in the articles of association of the Company was based on notarial deed No.51 dated October 21, 2003 of Rini Yulianti SH, notary in Jakarta, regarding with public offering.

Selengkapnya di halaman BTEK

Tentang Dewi Shri Farmindo Tbk.

PT Dewi Shri Farmindo Tbk (The "Company") is domiciled in Cianjur was established based on notarial deed No. 15 dated September 17, 2019 of Amaliyah, S.H.,M.Kn notary in Jakarta. The Company commenced commercial operations in 2019.

Selengkapnya di halaman DEWI