Perbedaan Bitcoin dan SUPRA: Bitcoin diperdagangkan di Rp1.132.807.984 (kapitalisasi pasar Rp22.816,46T, volume 24 jam Rp325,73T), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,02 (kapitalisasi pasar Rp101,24M, volume 24 jam Rp5,2M). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 225370× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar Bitcoin 20,1M / 21M BTC (96%) dibanding 32,7B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bitcoin selama 107 Hari dan SUPRA selama 17 Hari.
| BTC | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp22.816,46T | Rp101,24M |
Volume (24h) | Rp325,73T | Rp5,2M |
Suplai yang Beredar | 20,1M / 21M BTC (96%) | 32,7B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 107 Hari | 17 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.134.149.028 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek berdasarkan moving averages, meskipun RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang mungkin memberi peluang beli. Market cap mencapai Rp22.816,46T dengan sirkulasi token 96% dari total supply 21 juta BTC. Berita terbaru menunjukkan sentimen campuran, dengan optimisme jangka panjang dari para pendukung namun tekanan jual akibat faktor makroekonomi.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan risiko volatilitas tinggi, namun fundamental jaringan Bitcoin yang kuat dan adopsi institusional yang berlanjut memberikan dasar untuk pemulihan jangka panjang. Investor harus waspada terhadap tekanan regulator dan fluktuasi likuiditas di pasar kripto.
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,1485 dan kapitalisasi pasar Rp102,82 juta. Token ini memiliki supply terbatas 100 juta dengan sirkulasi 33% dan rata-rata hold time 17 hari. Indikator teknis mayoritas bearish dengan moving averages menunjukkan 13 sinyal jual, sementara RSI dalam zona netral menunjukkan potensi oversold jangka pendek.
Outlook keseluruhan bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada rebound teknis dari level support Rp3, namun risiko utama adalah tekanan jual berkelanjutan dan likuiditas rendah. Investor harus waspada terhadap volatilitas ekstrem yang khas pada aset kripto dengan kapitalisasi kecil.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →