Perbedaan Bitcoin dan Ethereum Classic: Bitcoin diperdagangkan di Rp1.136.275.727 (kapitalisasi pasar Rp22.738,54T, volume 24 jam Rp406,77T), sedangkan Ethereum Classic diperdagangkan di Rp111.978 (kapitalisasi pasar Rp17,59T, volume 24 jam Rp510,21M). Perbedaan utamanya: Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 1292,7× kapitalisasi pasar Ethereum Classic, dan suplai beredar Bitcoin 20,1M / 21M BTC (96%) dibanding 157,8M / 210,7M ETC (75%) milik Ethereum Classic. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Bitcoin selama 107 Hari dan Ethereum Classic selama 66 Hari.
| BTC | ETC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp22.738,54T | Rp17,59T |
Volume (24h) | Rp406,77T | Rp510,21M |
Suplai yang Beredar | 20,1M / 21M BTC (96%) | 157,8M / 210,7M ETC (75%) |
Typical Hold Time | 107 Hari | 66 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Bitcoin saat ini diperdagangkan di Rp1.134.534.102 dengan sinyal teknis bearish jangka pendek, didorong oleh penjualan berkelanjutan dan tekanan di bawah rata-rata bergerak. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold yang dapat memicu rebound, namun tren jangka panjang tetap didukung oleh adopsi institusional dan kelangkaan token. Berita terbaru mencatat optimisme jangka panjang meskipun volatilitas tinggi, dengan prediksi harga mencapai Rp15 miliar pada 2030 menurut The Motley Fool per 25 Februari 2026.
Outlook keseluruhan netral-bearish dengan risiko volatilitas tinggi dan peluang akumulasi di level support. Investor harus waspada terhadap tekanan regulator global dan pergerakan whale, namun tokenomics yang deflasioner dan peningkatan adopsi jaringan memberikan fundamental kuat untuk pemegang jangka panjang.
Ethereum Classic (ETC) saat ini diperdagangkan pada Rp110.147 dengan kapitalisasi pasar Rp17,63 triliun, menunjukkan sinyal teknis bearish yang kuat dengan semua moving average dan osilator mengindikasikan tekanan jual. Harga berada di antara level support S1 (Rp111.973) dan S2 (Rp109.696) dengan sirkulasi token mencapai 75% dari total supply. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang tercatat untuk aset ini.
Outlook keseluruhan cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan rendahnya aktivitas jaringan. Risiko utama meliputi likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang lesu.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Diciptakan pada Januari 2009 oleh Satoshi Nakamoto. BTC adalah mata uang online terdesentralisasi pertama dan paling banyak digunakan dengan kapitalisasi pasar tertinggi. Tujuannya adalah untuk menyediakan sistem pembayaran peer-to-peer tanpa membutuhkan pihak ketiga. Total pasokan BTC terbatas pada 21 juta keping saja. Di Oktober 2020, ada lebih dari 85% BTC yang telah beredar.
Selengkapnya di halaman BTC →Ethereum Classic (ETC) adalah bagian dari Ethereum (ETH) yang diluncurkan pada Juli 2016. Fungsi utamanya adalah sebagai jaringan kontrak pintar, dengan kemampuan untuk meng-host dan mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApps).
Selengkapnya di halaman ETC →