Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Of India Indonesia Tbk. (BSWD) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Bank Of India Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Of India Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Bank Of India Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.125 (kapitalisasi pasar 4,11 T), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 21,12 jt). Perbedaan utamanya: Bank Of India Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk.. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSWDSQMI
Kapitalisasi Pasar
4,11 T978,87 M
Volume
21,12 jt
Lot
211,22 rb
Perputaran
1,32 M
Harga Rata-rata
62,72
Nilai Transaksi
1,32 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
62
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,12 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSWD
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Bank Of India Indonesia Tbk.

PT Bank of India Indonesia Tbk (formerly PT Bank Swadesi Tbk) was established based on notarial deed No. 20 dated September 28, 1968 of Njoo Sioe Liep, S.H., notary in Surabaya, under the name of PT Bank Pasar Swadesi. Officially operate as general banking on September 2nd 1989. On 1992 the corporate began the money changer business. And on November 11th 1994 the corporate officially operated as foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BSWD

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI