Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Of India Indonesia Tbk. (BSWD) vs Sumi Indo Kabel Tbk. (IKBI)

Bank Of India Indonesia Tbk.Trading
Sumi Indo Kabel Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Of India Indonesia Tbk. dan Sumi Indo Kabel Tbk.: Bank Of India Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.250 (kapitalisasi pasar 4,97 T, volume 24 jam 200), sedangkan Sumi Indo Kabel Tbk. diperdagangkan di Rp565 (kapitalisasi pasar 679,32 M, volume 24 jam 83,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Of India Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 7,3× kapitalisasi pasar Sumi Indo Kabel Tbk., dan Sumi Indo Kabel Tbk. lebih aktif diperdagangkan (83,5 rb vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSWDIKBI
Kapitalisasi Pasar
4,97 T679,32 M
Volume
20083,5 rb
Lot
2835
Perputaran
250 rb47,29 jt
Harga Rata-rata
1.250566,29
Nilai Transaksi
250 rb47,29 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.250560
Volume Ekuilibrium Indikatif
21

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSWD
Lihat detail
IKBI
Lihat detail

Tentang Bank Of India Indonesia Tbk.

PT Bank of India Indonesia Tbk (formerly PT Bank Swadesi Tbk) was established based on notarial deed No. 20 dated September 28, 1968 of Njoo Sioe Liep, S.H., notary in Surabaya, under the name of PT Bank Pasar Swadesi. Officially operate as general banking on September 2nd 1989. On 1992 the corporate began the money changer business. And on November 11th 1994 the corporate officially operated as foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BSWD

Tentang Sumi Indo Kabel Tbk.

The Company was established on July 23, 1981 with its Head Office and Factory located in Tangerang, West Java. The Company was listed in JSX and SSX in 1990. On 1994 the Company changed status of the Company to become Foreign Capital Investment (PMA), right after participation of Sumitomo Electric Industries, Ltd., Japan which is one of the biggest in the world in cable industry and PT Perdanamulia Ekasakti.

Selengkapnya di halaman IKBI