Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Of India Indonesia Tbk. (BSWD) vs Gunung Raja Paksi Tbk. (GGRP)

Bank Of India Indonesia Tbk.Trading
Gunung Raja Paksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Of India Indonesia Tbk. dan Gunung Raja Paksi Tbk.: Bank Of India Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.250 (kapitalisasi pasar 4,97 T, volume 24 jam 200), sedangkan Gunung Raja Paksi Tbk. diperdagangkan di Rp296 (kapitalisasi pasar 3,56 T, volume 24 jam 344,8 rb). Perbedaan utamanya: Bank Of India Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Gunung Raja Paksi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (344,8 rb vs 200). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSWDGGRP
Kapitalisasi Pasar
4,97 T3,56 T
Volume
200344,8 rb
Lot
23,45 rb
Perputaran
250 rb101,61 jt
Harga Rata-rata
1.250294,7
Nilai Transaksi
250 rb101,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.250296
Volume Ekuilibrium Indikatif
215

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSWD
Lihat detail
GGRP
Lihat detail

Tentang Bank Of India Indonesia Tbk.

PT Bank of India Indonesia Tbk (formerly PT Bank Swadesi Tbk) was established based on notarial deed No. 20 dated September 28, 1968 of Njoo Sioe Liep, S.H., notary in Surabaya, under the name of PT Bank Pasar Swadesi. Officially operate as general banking on September 2nd 1989. On 1992 the corporate began the money changer business. And on November 11th 1994 the corporate officially operated as foreign exchange bank.

Selengkapnya di halaman BSWD

Tentang Gunung Raja Paksi Tbk.

PT. Gunung Raja Paksi Tbk (the Company) was established under the name of PT Gunung Naga Mas based on Notarial Deed No.229 of Chairani Bustami,S.H. dated August 20,1990 that was amended by Notarial Deed No.25 dated June 6,1991. The change from Foreign Capital Investment (“FCI”) to Domestic Capital Investment (“DCI”) has been approved by the Capital Investment Coordinating Board of the Republic of Indonesia in its Letter No.346/1/IP/PMDN/2016 dated December 15, 2016.

Selengkapnya di halaman GGRP