Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) vs Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO)

Baramulti Suksessarana TbkTrading
Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Baramulti Suksessarana Tbk dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.: Baramulti Suksessarana Tbk diperdagangkan di Rp4.310 (kapitalisasi pasar 11,15 T, volume 24 jam 852,4 rb), sedangkan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp346 (kapitalisasi pasar 427,5 M, volume 24 jam 6,44 jt). Perbedaan utamanya: Baramulti Suksessarana Tbk jauh lebih besar — sekitar 26,1× kapitalisasi pasar Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk., dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,44 jt vs 852,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSSRRMKO
Kapitalisasi Pasar
11,15 T427,5 M
Volume
852,4 rb6,44 jt
Lot
8,52 rb64,39 rb
Perputaran
3,66 M2,23 M
Harga Rata-rata
4.297,32345,84
Nilai Transaksi
3,66 M2,23 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.310346
Volume Ekuilibrium Indikatif
112545

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSSR
Lihat detail
RMKO
Lihat detail

Tentang Baramulti Suksessarana Tbk

PT. Baramulti Suksessarana (the "Company") was established in the Republic of Indonesia on October 31, 1990 based on the Notarial Deed no.68 of H.A Kadir Usman, S.H.The Company's Articles of Association have been amended several times, the most recent amendment of which was covered by Notarial Deed no.16 of Dirhamdan, S.H., dated December 29, 2011, regarding the increase in authorized share capital and issued and fully paid share capital.

Selengkapnya di halaman BSSR

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO