Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Baramulti Suksessarana TbkTrading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Baramulti Suksessarana Tbk dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Baramulti Suksessarana Tbk diperdagangkan di Rp4.340 (kapitalisasi pasar 11,33 T, volume 24 jam 533,3 rb), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp332 (kapitalisasi pasar 1,78 T, volume 24 jam 71 rb). Perbedaan utamanya: Baramulti Suksessarana Tbk jauh lebih besar — sekitar 6,4× kapitalisasi pasar IMC Pelita Logistik Tbk., dan Baramulti Suksessarana Tbk lebih aktif diperdagangkan (533,3 rb vs 71 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSSRPSSI
Kapitalisasi Pasar
11,33 T1,78 T
Volume
533,3 rb71 rb
Lot
5,33 rb710
Perputaran
2,31 M23,39 jt
Harga Rata-rata
4.336,9329,44
Nilai Transaksi
2,31 M23,39 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
4.340
Volume Ekuilibrium Indikatif
24

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSSR
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Baramulti Suksessarana Tbk

PT. Baramulti Suksessarana (the "Company") was established in the Republic of Indonesia on October 31, 1990 based on the Notarial Deed no.68 of H.A Kadir Usman, S.H.The Company's Articles of Association have been amended several times, the most recent amendment of which was covered by Notarial Deed no.16 of Dirhamdan, S.H., dated December 29, 2011, regarding the increase in authorized share capital and issued and fully paid share capital.

Selengkapnya di halaman BSSR

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI