Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (BSML) vs Merdeka Gold Resources Tbk. (EMAS)

Bintang Samudera Mandiri Lines TbkTrading
Merdeka Gold Resources Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk dan Merdeka Gold Resources Tbk.: Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk diperdagangkan di Rp520 (kapitalisasi pasar 952,87 M, volume 24 jam 18,7 jt), sedangkan Merdeka Gold Resources Tbk. diperdagangkan di Rp5.725 (kapitalisasi pasar 84,34 T, volume 24 jam 14,53 jt). Perbedaan utamanya: Merdeka Gold Resources Tbk. jauh lebih besar — sekitar 88,5× kapitalisasi pasar Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk, dan Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk lebih aktif diperdagangkan (18,7 jt vs 14,53 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSMLEMAS
Kapitalisasi Pasar
952,87 M84,34 T
Volume
18,7 jt14,53 jt
Lot
187,04 rb145,32 rb
Perputaran
9,68 M84,06 M
Harga Rata-rata
517,755.784,58
Nilai Transaksi
9,68 M84,06 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5205.725
Volume Ekuilibrium Indikatif
313,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSML
Lihat detail
EMAS
Lihat detail

Tentang Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk

PT Bintang Samudera Mandiri Lines Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 101 of Fransiskus Djoenardi, S.H., dated November 17, 2007. The Company has started its operations since 2017.

Selengkapnya di halaman BSML

Tentang Merdeka Gold Resources Tbk.

PT Merdeka Gold Resources Tbk (formerly PT Pani Bersama Jaya) (the Company), was established in Republic of Indonesia based on Deed of Establishment No. 87 dated 20 November 2015 made before Humberg Lie, S.H., S.E., M.Kn., Notary in North Jakarta. The ultimate parent entity of the Company is PT Merdeka Copper Gold Tbk (MCG). Meanwhile, MCG is jointly controlled by PT Provident Capital Indonesia and PT Saratoga Investama Sedaya Tbk, which are respectively controlled by Winato Kartono and Edwin Soeryadjaya.

Selengkapnya di halaman EMAS