Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) vs Mizuho Leasing Indonesia Tbk. (VRNA)

Bumi Serpong Damai TbkTrading
Mizuho Leasing Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Serpong Damai Tbk dan Mizuho Leasing Indonesia Tbk.: Bumi Serpong Damai Tbk diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 11,96 T, volume 24 jam 14,95 jt), sedangkan Mizuho Leasing Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp75 (kapitalisasi pasar 426,55 M, volume 24 jam 1,06 jt). Perbedaan utamanya: Bumi Serpong Damai Tbk jauh lebih besar — sekitar 28× kapitalisasi pasar Mizuho Leasing Indonesia Tbk., dan Bumi Serpong Damai Tbk lebih aktif diperdagangkan (14,95 jt vs 1,06 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSDEVRNA
Kapitalisasi Pasar
11,96 T426,55 M
Volume
14,95 jt1,06 jt
Lot
149,47 rb10,63 rb
Perputaran
8,38 M82,27 jt
Harga Rata-rata
560,7677,4
Nilai Transaksi
8,38 M82,27 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
55575
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,58 rb90

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSDE
Lihat detail
VRNA
Lihat detail

Tentang Bumi Serpong Damai Tbk

PT Bumi Serpong Damai Tbk (the company) was established on January 16, 1984 based on the Notarial Deed No. 50 of Benny Kristianto, S.H., a public notary in Jakarta. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 01 of Tarwiyah, S.H., dated Jan 25, 2008, concerning company's public offering.

Selengkapnya di halaman BSDE

Tentang Mizuho Leasing Indonesia Tbk.

PT Verena Oto Finance (the Company) was established under its original name of PT Maxima Perdana Finance base on notarial deed No.43 of Mrs Sri Nanning, S.H, dated on Jul 21, 1993. The Companys articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 32 of Fathiah Helmi, S.H., dated Mar 26, 2007, concerning among others, the change in the Companys name, increase authorized, change in par value, and increase paid-up capital.

Selengkapnya di halaman VRNA