Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) vs Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA)

Bumi Serpong Damai TbkTrading
Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bumi Serpong Damai Tbk dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk.: Bumi Serpong Damai Tbk diperdagangkan di Rp555 (kapitalisasi pasar 11,96 T, volume 24 jam 14,95 jt), sedangkan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,69 T, volume 24 jam 13,03 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Bumi Serpong Damai Tbk lebih aktif diperdagangkan (14,95 jt vs 13,03 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSDEJPFA
Kapitalisasi Pasar
11,96 T23,69 T
Volume
14,95 jt13,03 jt
Lot
149,47 rb130,26 rb
Perputaran
8,38 M26,31 M
Harga Rata-rata
560,762.019,74
Nilai Transaksi
8,38 M26,31 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
5552.030
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,58 rb8,34 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSDE
Lihat detail
JPFA
Lihat detail

Tentang Bumi Serpong Damai Tbk

PT Bumi Serpong Damai Tbk (the company) was established on January 16, 1984 based on the Notarial Deed No. 50 of Benny Kristianto, S.H., a public notary in Jakarta. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 01 of Tarwiyah, S.H., dated Jan 25, 2008, concerning company's public offering.

Selengkapnya di halaman BSDE

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA