Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK) vs Enseval Putera Megatrading Tbk. (EPMT)

Wulandari Bangun Laksana TbkTrading
Enseval Putera Megatrading Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Wulandari Bangun Laksana Tbk dan Enseval Putera Megatrading Tbk.: Wulandari Bangun Laksana Tbk diperdagangkan di Rp52 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 8,31 jt), sedangkan Enseval Putera Megatrading Tbk. diperdagangkan di Rp2.330 (kapitalisasi pasar 6,23 T, volume 24 jam 3,1 rb). Perbedaan utamanya: Enseval Putera Megatrading Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,8× kapitalisasi pasar Wulandari Bangun Laksana Tbk, dan Wulandari Bangun Laksana Tbk lebih aktif diperdagangkan (8,31 jt vs 3,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BSBKEPMT
Kapitalisasi Pasar
1,3 T6,23 T
Volume
8,31 jt3,1 rb
Lot
83,09 rb31
Perputaran
424,91 jt7,21 jt
Harga Rata-rata
51,142.325,48
Nilai Transaksi
424,91 jt7,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
52
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,32 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BSBK
Lihat detail
EPMT
Lihat detail

Tentang Wulandari Bangun Laksana Tbk

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (the “Company”) was established under the name PT Dwipagrya Lestari in Jakarta based on Deed No. 21 dated September 7, 1994 by Linda Ibrahim, S.H., Notary in Jakarta. The Company commended its commercial operations on 2005.

Selengkapnya di halaman BSBK

Tentang Enseval Putera Megatrading Tbk.

PT. Enseval Putera Megatrading Tbk, formerly PT Arya Gupta Cempaka, was established based on deed No. 64 dated October 26, 1998 of Mrs. Rukmasanti Hardjasatya,SH, notary public in Jakarta. The company’s articles of association have been amended several times, most recently by deed No. 200 dated June 30, 1997 of Mrs. Poerbaningsih Adi Warsito, SH, notary public in Jakarta, concerning the changes of the company’s articles of association to comply with Corporate Law no. 1 year 1995, the increase in the company’s authorized capital and the change in par value per share from Rp 1,000 to Rp 500.

Selengkapnya di halaman EPMT