Perbedaan CZ DOG dan DigiByte: CZ DOG diperdagangkan di Rp274,7 (kapitalisasi pasar Rp266,03M, volume 24 jam Rp113,07M), sedangkan DigiByte diperdagangkan di Rp73,59 (kapitalisasi pasar Rp1,36T, volume 24 jam Rp43,57M). Perbedaan utamanya: DigiByte jauh lebih besar — sekitar 5,1× kapitalisasi pasar CZ DOG, dan suplai beredar CZ DOG 966,7M / 1B BROCCOLI714 (97%) dibanding 18,4B / 21B DGB (88%) milik DigiByte. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan CZ DOG selama 12 Hari dan DigiByte selama 22 Hari.
| BROCCOLI714 | DGB | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp266,03M | Rp1,36T |
Volume (24h) | Rp113,07M | Rp43,57M |
Suplai yang Beredar | 966,7M / 1B BROCCOLI714 (97%) | 18,4B / 21B DGB (88%) |
Typical Hold Time | 12 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Proyek Tokocrypto, TKO, merupakan aset kripto pertama dari Indonesia yang menghadirkan model token hybrid yang unik. TKO memiliki berbagai fungsi dalam ekosistem Tokocrypto, mulai dari partisipasi dalam perdagangan aset crypto, program simpanan dan deposito, aplikasi DeFi lintas platform, hingga marketplace NFT.
Selengkapnya di halaman BROCCOLI714 →DigiByte (DGB) adalah platform blockchain dan penciptaan aset sumber terbuka. Pengembangannya dimulai pada Oktober 2013, dan blok genesisnya ditambang pada Januari 2014 sebagai hasil percabangan Bitcoin (BTC).
Selengkapnya di halaman DGB →