Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlina Tbk (BRNA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlina Tbk dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Berlina Tbk diperdagangkan di Rp665 (kapitalisasi pasar 607,05 M, volume 24 jam 755,4 rb), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp62 (kapitalisasi pasar 978,87 M, volume 24 jam 20,72 jt). Perbedaan utamanya: Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (20,72 jt vs 755,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRNASQMI
Kapitalisasi Pasar
607,05 M978,87 M
Volume
755,4 rb20,72 jt
Lot
7,55 rb207,22 rb
Perputaran
528,41 jt1,3 M
Harga Rata-rata
699,5162,73
Nilai Transaksi
528,41 jt1,3 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
72562
Volume Ekuilibrium Indikatif
90734

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRNA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI