Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Berlina Tbk (BRNA) vs Mulia Industrindo Tbk (MLIA)

Mulia Industrindo TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Berlina Tbk dan Mulia Industrindo Tbk: Berlina Tbk diperdagangkan di Rp640 (kapitalisasi pasar 607,05 M, volume 24 jam 753 rb), sedangkan Mulia Industrindo Tbk diperdagangkan di Rp230 (kapitalisasi pasar 1,52 T, volume 24 jam 19,8 rb). Perbedaan utamanya: Mulia Industrindo Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar Berlina Tbk, dan Berlina Tbk lebih aktif diperdagangkan (753 rb vs 19,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

BRNAMLIA
Kapitalisasi Pasar
607,05 M1,52 T
Volume
753 rb19,8 rb
Lot
7,53 rb198
Perputaran
526,82 jt4,55 jt
Harga Rata-rata
699,63230
Nilai Transaksi
526,82 jt4,55 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
725230
Volume Ekuilibrium Indikatif
9075

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

BRNA
Lihat detail
MLIA
Lihat detail

Tentang Berlina Tbk

PT. Berlina Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970. Starting out with only a single blow-molding machine in its first year, the company expanded to become a major manufacturer of plastics container packaging. Today, Berlina owns two factories, one in Pandaan, Surabaya, East Java and other in Tangerang, West Java.

Selengkapnya di halaman BRNA

Tentang Mulia Industrindo Tbk

PT Mulia Industrindo Tbk (the company) was established based on Deed No. 15 dated November 5, 1986 of Liliani Handajawati Tamzil S.H., notary in Jakarta, as amended by deed No. 7 dated May 6, 1987 of the same notary.. The company's articles of association have been amended several times, most recently on January 21, 1997 regarding the change of the Company's name and par value per share. The company is one of the companies of the Mulia Group. The company started its commercial operations in 1990.

Selengkapnya di halaman MLIA